1. Pengertian Kehamilan Resiko Tinggi.
Kehamilan usia dini memuat risiko yang tidak kalah berat. Pasalnya, emosional ibu belum stabil dan ibu mudah tegang. Sementara kecacatan kelahiran bisa muncul akibat ketegangan saat dalam kandungan, adanya rasa penolakan secara emosional ketika si ibu mengandung bayinya. (Ubaydillah, 2000).
2. Dampak Kehamilan Resiko Tinggi pada Usia Muda.
a. Keguguran.
Keguguran pada usia muda dapat terjadi secara tidak disengaja. misalnya : karena terkejut, cemas, stres. Tetapi ada juga keguguran yang sengaja dilakukan oleh tenaga non profesional sehingga dapat menimbulkan akibat efek samping yang serius seperti tingginya angka kematian dan infeksi alat reproduksi yang pada akhirnya dapat menimbulkan kemandulan.
b. Persalinan prematur, berat badan lahir rendah (BBLR) dan kelainan bawaan.
Prematuritas terjadi karena kurang matangnya alat reproduksi
terutama rahim yang belum siap dalam suatu proses kehamilan, berat badan lahir rendah (BBLR) juga dipengaruhi gizi saat hamil kurang dan juga umur ibu yang belum menginjak 20 tahun. cacat bawaan dipengaruhi kurangnya pengetahuan ibu tentang kehamilan, pengetahuan akan asupan gizi rendah, pemeriksaan kehamilan (ANC) kurang, keadaan psikologi ibu kurang stabil. selain itu cacat bawaan juga di sebabkan karena keturunan (genetik) proses pengguguran sendiri yang gagal, seperti dengan minum obat-obatan (gynecosit sytotec) atau dengan loncat-loncat dan memijat perutnya sendiri.
Ibu yang hamil pada usia muda biasanya pengetahuannya akan gizi masih kurang, sehingga akan berakibat kekurangan berbagai zat yang diperlukan saat pertumbuhan dengan demikian akan mengakibatkan makin tingginya kelahiran prematur, berat badan lahir rendah dan cacat bawaan.
c. Mudah terjadi infeksi.
Keadaan gizi buruk, tingkat sosial ekonomi rendah, dan stress memudahkan terjadi infeksi saat hamil terlebih pada kala nifas.
d. Anemia kehamilan / kekurangan zat besi.
Penyebab anemia pada saat hamil di usia muda disebabkan kurang pengetahuan akan pentingnya gizi pada saat hamil di usia muda.karena pada saat hamil mayoritas seorang ibu mengalami anemia. tambahan zat besi dalam tubuh fungsinya untuk meningkatkan jumlah sel darah merah, membentuk sel darah merah janin dan plasenta.lama kelamaan seorang yang kehilangan sel darah merah akan menjadi anemis..
e. Keracunan Kehamilan (Gestosis).
Kombinasi keadaan alat reproduksi yang belum siap hamil dan anemia makin meningkatkan terjadinya keracunan hamil dalam bentuk pre-eklampsia atau eklampsia. Pre-eklampsia dan eklampsia memerlukan perhatian serius karena dapat menyebabkan kematian.
f. Kematian ibu yang tinggi.
Kematian ibu pada saat melahirkan banyak disebabkan karena perdarahan dan infeksi. Selain itu angka kematian ibu karena gugur kandung juga cukup tinggi.yang kebanyakan dilakukan oleh tenaga non profesional (dukun).
Adapun akibat resiko tinggi kehamilan usia dibawah 20 tahun antara lain:
a. Resiko bagi ibunya :
(1) Mengalami perdarahan.
Perdarahan pada saat melahirkan antara lain disebabkan karena otot rahim yang terlalu lemah dalam proses involusi. selain itu juga disebabkan selaput ketuban stosel (bekuan darah yang tertinggal didalam rahim).kemudian proses pembekuan darah yang lambat dan juga dipengaruhi oleh adanya sobekan pada jalan lahir.
(2) Kemungkinan keguguran / abortus.
Pada saat hamil seorang ibu sangat memungkinkan terjadi keguguran. hal ini disebabkan oleh faktor-faktor alamiah dan juga abortus yang disengaja, baik dengan obat-obatan maupun memakai alat.
(3) Persalinan yang lama dan sulit.
Adalah persalinan yang disertai komplikasi ibu maupun janin.penyebab dari persalinan lama sendiri dipengaruhi oleh kelainan letak janin, kelainan panggul, kelaina kekuatan his dan mengejan serta pimpinan persalinan yang salahKematian ibu.
Kematian pada saat melahirkan yang disebabkan oleh perdarahan dan infeksi.
b. Dari bayinya :
(1) Kemungkinan lahir belum cukup usia kehamilan.
Adalah kelahiran prematur yang kurang dari 37 minggu (259 hari). hal ini terjadi karena pada saat pertumbuhan janin zat yang diperlukan berkurang.
(2) Berat badan lahir rendah (BBLR).
Yaitu bayi yang lahir dengan berat badan yang kurang dari 2.500 gram. kebanyakan hal ini dipengaruhi kurangnya gizi saat hamil, umur ibu saat hamil kurang dari 20 tahun. dapat juga dipengaruhi penyakit menahun yang diderita oleh ibu hamil.
(3) Cacat bawaan.
Merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat pertumbuhan.hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya kelainan genetik dan kromosom, infeksi, virus rubela serta faktor gizi dan kelainan hormon.
(4) Kematian bayi.kematian bayi yang masih berumur 7 hari pertama hidupnya atau kematian perinatal.yang disebabkan berat badan kurang dari 2.500 gram, kehamilan kurang dari 37 minggu (259 hari), kelahiran kongenital serta lahir dengan asfiksia.(Manuaba,1998).

December 20, 2008 at 11:22 am
menurut saya pribadi, karna saya juga sedang hamil muda (16 thn).
terganggu atau tidaknya janin dalam kandungan tergantung dari kesehatan ibu itu sendiri.
jika ibu hamil itu tidak dalam keadaan yg vit sejak sebelum melahirkan, atau punya penyakit turunan itulah yg menyebabkan terganggunya janin di dalam kandungan,,,
thx—sofia
March 13, 2009 at 4:19 am
klo menurut saya kehamilan usia dini memang rentan bahaya, tetapi seberapa dini yang sedang hamil itu yang mesti dilihat lagi. klo usia dibawah 15 th memang saya kira masih terlalu beresiko untuk hamil, tapi klo sudah diatas 15th kayaknya oke2 aja.. tergantung bagaimana proses kehamilan itu terjadi. klo hasil pemerkosaan pasti lebih berbahaya lagi, tapi klo memang hasil suka sama suka ya kayaknya akan baik2 saja. btw tx infonya, jd qt lbh bs hati2. bwt sofia semangat yaaaa.smga lancar proses kehamilannya.
salut dh km 16th dah hamil.
March 29, 2009 at 4:47 am
asslm…
bisa ga menampilkan seperti apa gambaran kehamilan remaja di indonesia? trus tugas bidan di komunitas??
April 10, 2009 at 12:49 pm
Assl.., mw tnya knpa org yg tinggnya kurg dri 145 itu d ktegorikan resti. Padahal skian bnyk org dgn tinggi seperti d ats justru baik 2 aja ko !!
April 13, 2009 at 4:50 pm
Ass. sama..sy juga pngn tau pa bnr terganggu atau tidaknya janin dalam kandungan tergantung dari kesehatan ibu itu sendiri m3skipun hamilnya pd usia <20th?
trz bisa ga menampilkan seperti apa gambaran kehamilan remaja di indonesia?
thx.
April 18, 2009 at 11:18 am
kehamilan dengan resiko tinggi perlu diwaspadai dengan memelihara kondisi prima, pemeriksaan kehamilan secara teratur, dan menjelang persalinan mendekatkan diri dengan empat pelyanan kesehatan
May 15, 2009 at 4:38 am
saya mengandung pd usia 17 thn. anak dilahirkan cuma 2.5kg.
ketika mengandung saya kurang pengetahuan tentang pregnancy. saya mengalami bilangan darah kurang, kekurangan zat dan vitamin. syukur saya normal delivery dan anak saya sempurna dan sihat.
July 9, 2009 at 12:04 pm
Saya mengalami khmilan di usia muda , tpi saya blm pernah pRiksa kd0kter. Krn sya mrsa tkt,. Akibatnya sya sring skt2n,dan mual2.,dan juga emosi yg tdk stabil.,mudah sekali marah. Apakah ini berpngaruh dgn janin yg sya kndung? ? ?
Thnkz..Lia
July 9, 2009 at 12:06 pm
Saya mengalami khmilan di usia muda , tpi saya blm pernah pRiksa kd0kter. Krn sya mrsa tkt,. Akibatnya sya sring skt2n,dan mual2.,dan juga emosi yg tdk stabil.,mudah sekali marah. Apakah ini berpngaruh dgn janin yg sya kndung? ? ?
Thnkz..Lia
October 20, 2009 at 3:11 am
saya seorang usia 19th,
lebih dari sekedar usia saya yang masih muda tapi juga ada beberapa hal yang menjadikan saya takut dengan kehamilan saya karna dari saya menginjak usia 13th kondisi saya memburuk.saya lemah untuk panas,saya juga tidak kuat kalau berdiri terlalu lama,saya juga ada varises,kepala sering pusing,jantung saya suka tak ada kontrol,saya sering sakit sekitar pinggang,dan saya juga sult tidur,saya juga kurang darah.dan saya juga masih bekerja sekarang.apa semua yang ada di saya akan mempengaruhi bayi saya?
apa yang saya lakukan untuk mengurangi resiko buruk untuk bayi saya?
gimana caranya saya untuk sembuh dari semua itu?
saya sayang bayi saya saya sarannya di email saya
(kisyanpoo@ymail.com)