Home > Uncategorized > Garam Beryodium

Garam Beryodium

September 24, 2008 Leave a comment Go to comments

 

Oleh : Ir. Laksmi Palupi MSc.

Pengertian Yodium

Dalam tubuh terkandung sekitar 25 mg yodium yang tersebar dalam semua jaringan tubuh, kandungannya yang tinggi yaitu sekitar sepertiganya terdapat dalam kelenjar tiroid, dan yang relatif lebih tinggi dari itu ialah pada ovari, otot, dan darah.

Yodium diserap dalam bentuk yodida, yang di dalam kelenjar tiroid dioksidasi dengan cepat menjadi yodium, terikat pada molekul tirosin dan tiroglobulin. Selanjutnya tiroglobulin dihidrolisis menghasilkan tiroksin dan asam amino beryodium, tiroksin terikat oleh protein. Asam amino beryodium selanjutnya segera dipecah dan menghasilkan asam amino dalam proses deaminasi, dekarboksilasi dan oksidasi (Kartasapoetra, 2005).

 Definisi Garam Beryodium

Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya dengan yodium yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan kecerdasan.

Garam beryodium yang digunakan sebagai garam konsumsi harus memenuhi standar nasional indonesia (SNI) antara lain mengandung yodium sebesar 30 – 80 ppm (Depkes RI, 2000).

Persyaratan Pemenuhan Garam Sehat

Garam yodium diharuskan dikonsumsi seluruh penduduk baik di daerah endemic maupun di daerah bukan endemic

Konsumsi garam yodium rata-rata per orang per hari 10 gr dan kebutuhan ion yodium sebesar 150-200 mikrogram  per orang per hari bila konsmsi rata-rata

Batas maxsimal konsumsi ion  yodium yang dapat di toleler oleh tubuh adalah 2.000 mikrogram per orang per hari.

Bila konsumsi rata-rata 25-60 ug seseorang sehari, akan terdapat kasus goiter, tetapi tidak banyak terlihat kasus cretinism.

 

Pengelolaan garam sehat

Penyimpanan

Garam yodium perlu di simpan :

1)      Di bejana atau wadah tertutup

2)      Tidak kena cahaya

3)      Tidak dekat dengan tempat lembab air, hal ini untuk menghindari penurunan kadar yodium dan meningkatkan kadar air, karena kadar yodium menurun bila terkena panas dan kadar air yang tinggal akan melekatkan yodium.

Penggunaan garam yodium

Cara penggunaan garam yodium:

1)      Tidak di bumbukan pada sayuran mendidih, tetapi dimasukkan setelah sayuran diangkat dari tungku, kadar Kalium Iodate (KIO3) dalam makanan akan terjadi penurunan setelah dididihkan 10 menit.

2)      Kadar yodium juga akan menurun pada makanan yang asam, makin asam makanan makin mudah menghilangkan KIO3 dari makanan tersebut.

Contoh   :   Perubahan kadar yang di tambahkan pada berbagai macam makanan sebelum dan sesudah di panaskan dengan pengukuran yang dilakukan di laboratorium adalah sebagai berikut :

 

Gambar 2.1.  Pengurangan Kadar Yodium (KIO3) Akibat Proses Pengolahan

 

Proses perusak terhadap kandungan yodium

1)            Merebus (terbuka) kadar yodium hilang ± 50 %

2)            Menggoreng kadar yodium hilang ± 35 %

3)            Memanggang kadar yodium hilang ± 25 %

4)            Brengkesan atau pepesan kadar yodium hilang ± 10 %

Ciri-ciri Pemilihan Garam Yang Baik di Pasaran

Berlabel  mengandung yodium

Berwarna putih bersih.

Kering

Kemasan baik / tertutup rapat.

 

 Cara mengetahui kadar yodium dalam garam

Untuk mengetahui kadar iodium dalam garam dapat dilakukan oleh pengetesan yang dapat dilakukan siapa saja dengan cara :

Dengan Yodida / Test Kit

Caranya:

1)      Ambil 1 sendok teh garam, lalu tetesi dengan cairan yodida.

2)      Tunggu beberapa menit sampai terjadi perubahan warna pada garam dari putih menjadi biru keunguan (pada garam beryodium).

3)      Bandingkan dengan warna yang ada pada kit yang tertera pada kemasan.


Dengan parutan singkong.

Bila tidak tersedia test kit atau cairan yodida, maka ada cara yang sederhana dan tidak membutuhkan biaya yang tinggi yaitu dengan parutan singkong.

Caranya :

1)      Kupas singkong yang masih segar, kemudian parut dan peras tanpa air.

2)      Tuang 1 sendok perasan singkong parut tanpa di tambah air ke dalam tempat yang bersih.

3)      Tambahkan 4 – 6 sendok teh munjung garam yang akan diperiksa.

4)      Tambahkan 2 sendok teh cuka, aduk sampai rata, biarkan beberapa menit. Bila timbul biru keunguan berarti garam tersebut mengandung yodium

About these ads
Categories: Uncategorized
  1. mira
    May 9, 2010 at 2:19 pm

    thanks atas penjelasannya, mgkn dgn cara sederhana, saya bisa mempraktekkan cara mengetahui kadar yodium dlm garam. karena saya ingin membuat skripsi ttg penggunaan garam beryodium. jadi, informasi ini sangat bermanfaat buat aku. :-)

  2. adimas
    June 3, 2010 at 9:53 am

    terima kasih..
    akan saya gunakan sebagai bahan laporan prakerin saya..

  3. ike
    October 21, 2011 at 5:14 am

    mas ne daftar pustakanya dari buku apa ya?

  4. Anonymous
    April 1, 2012 at 3:19 pm

    Thnks infonya…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers

%d bloggers like this: