Keperawanan – Anatomi Hymem / Selaput Dara

May 4, 2008

Gadis atau wanita yang belum membiarkan patnernya untuk memasukkan penis kedalam vaginanya secara umum dianggap perawan. Definisi perawan lainnya adalah gadis atau wanita yang belum melakukan bentuk seksual apapun dengan orang lain dan belum mengenal/ menjejaki dirinya dengan baik. Ajaran agama yang keras menganggap perawan tidak hanya tidak melakukan sex secara phisik tapi juga pikiran tentang seksual. Masih dengan pernyataan perawan yang lain yaitu juga pikiran atau wanita yang mempunyai selaput dara yang utuh. Definisi anda tentang perawan tergantung sudut pandang anda.

Keperawanan kadang kala diterjemahkam sebagai status perkawinan seorang wanita, seorang wanita yang telah menikah dianggap dia sudah tidak perawan (walaupun mungkin dia tidak pernah berhubungan seksual dengan suaminya) akan tetapi yang belum menikah dianggap perawan.

Sebuah mitos yang dikembangkan oleh nenek moyang kita, tanda keperawanan adalah keluarnya darah pada saat malam pertama (kondisi hymem utuh), hal ini mungkin ada benarnya, akan tetapi tidak seluruh hymem memungkinkan mengeluarkan darah pada saat malam pertama.

Berikut ini adalah anatomi organ genital wanita :

Organ Genital Luar

Detail Organ Genital Luar

Organ Genital Dalam

Keterangan Gambar :

1. Glan of Clitoris

2. Labium Majus

3. Hymem

4. Posterior Labia Commissure

5. Prepuce of Clitoris

6. Labium Minus

7. External Orifice

8. Vaginal Orifice

9. Body of Clitoris

10. Crus of Clitoris

11. Greater of Vestibular Gland

12. Bulb of Vestibul

13. Opening of Greater Vestibular Gland (Probe)

14. Infundifulum of Uterine Tube

15. Ovary

16. Fundus of Uterus

17. Isthmus of Uterine Tube

18. Round Ligamen of Uterus

19. Vaginal Part of Cervix

20. Vagina

21. Ovarian Artery

22. Suspensory Ligament of Ovary

23. Internal Liliac Artery

24. Uterine Artery

25. Ovarian Branch of Uterine Artery

26. Internal Pudendal Artery

27. vaginal Artery

Beberapa selaput dara cukup elastis untuk mengizinkan penis masuk tanpa merobek, atau hanya merobek sebagian kecil dari selaput dara. Ini biasanya memang benar jika perobekan pertama terjadi secara bertahap dengan jari tangan atau obyek lainnya selama periode tertentu. Sisa dari selaput dara biasanya masih ada sampai seorang wanita melahirkan bayinya secara normal. Selaput dara dalam gambar diatas merupakan vulva dari wanita yang masih muda.

Ini timbul ketika ada banyak orang yang percaya bahwa selaput dara terletak di dalam vagina. Selaput dara, seperti yang terdapat dalam ilustrasi dibawah, merupakan bagian dari vulva, organ kelamin luar. Selaput dara terletak di luar vagina. Selaput dara merupakan lapisan tipis dari jaringan yang sebagian menutupi lubang vagina dari beberapa remaja dan wanita. Selaput dara juga sering dikatakan sebagai “cherry” dari seorang gadis atau perawan.

Jaringan dari vulva biasanya sangat tipis dan lembut sebelum masa pubertas. setiap aktifitas yang dapat menyebabkan ketegangan dari jaringan vulva dapat meregangkan atau merobek selaput dara. Akibatnya, banyak gadis dan remaja yang merobek ataupun membuat selaput dara mereka menjadi lebar saat melakukan olahraga, mengendarai kuda, memasukkan tampon, dan saat masturbasi. Seorang gadis mungkin tidak tahu saat itu terjadi, terutama jika hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada darah yang keluar saat kejadian. Ini mungkin terjadi saat dia masih terlalu muda untuk mengingat atau mengerti tentang apa yang telah terjadi.

Ada atau tidak adanya selaput dara bukan merupakan indikasi keperawanan seorang gadis. Tak seorangpun dapat menentukan dengan pemeriksaan fisik sendiri apakah seorang wanita atau remaja telah melakukan hubungan seks lewat vagina. Hanya sekitar 50%  dari remaja dan wanita mengalami pendarahan pada saat pertama melakukan hubungan seks, sehingga darah dapat mewarnai seprai tempat tidur bukanlah merupakan indikator dari awal keperawanan. Selaput dara dari beberapa wanita robek lebih dari satu kali (biasanya). Bahkan ada selaput dara yang cukup elastis sehingga memungkinkan penis untuk masuk tanpa merobek, atau hanya merobek sebagian. Ini biasanya benar jika pelebaran pertama terjadi secara bertahap dengan tangan atau objek lainnya selama kurun waktu tertentu. Virginity merupakan atribut spiritual, bukan hanya fisik.

Berikut ini adalah perbandingan kondisi vagina yang masih memiliki selaput dara dengan yang tidak memiliki selaput dara :

Masih ada selaput dara

Selaput Dara Sudah Tidak Ada



Anatomi Lambung dan Esofagus

April 28, 2008


Anatomi Genital Pria

April 28, 2008


Anatomi Lutut

April 28, 2008


Anatomi Genital Pria

April 27, 2008

Alat genital pria terdiri dari bagian eksternal dan bagian internal. Bagian eksternal terdiri dari penis, skrotum dan rambut pubic. Bagian dalam terdiri dari terdiri dari berbagai organ dan saluran yang berfungsi untuk memproduksi dan menyalurkan sperma, yang meliputi epididymis (e), vas diferens (vas) dan prostat (pr). Bagian lain yang nampak pada gambar adalah tulang pubic (PU), ureter (u) dan testis (T).

Aspek yang sering dipermasalahkan pada organ reproduksi adalah penis. Penis terdiri dari tangkai dan kepala penis. Dibawah kulit penis (seperti nampak pada gambar berikut) terdapat tiga bagian yaitu corpus cavernosum, corpus spongisum dan ureter. Penis diikat pada tulang pelvic oleh dua ikatan otot fibrous yang disebut dengan root (R).

Ujung atau kepala penis biasa disebut glens adalah bagian yang paling sensitif pada tubuh pria karena banyak terdapat ujung-ujung syaraf. Kecuali jika disunat, glans tertutup oleh kulit yang disebut foreskin (f) atau prepuce. Kulit ini dapat disingkap sehingga Glan dapat terlihat.