Anatomi Genital Pria

April 28, 2008


Fisiologi Ereksi

April 27, 2008

Ereksi terjadi saat katup darah pada pangkal penis terbuka dan meyebabkan darah mengalir kedalam penis.  Darah mengalir memenuhi corpus cavernosum and corpus spongiosum yang berongga (lihat bagian anatomi penis). Setelah seluruh bagian penis terisi darah (kecuali ureter) maka terjadi ereksi. Ereksi terjadi sebagai hasil dari sistem syaraf parasympathetic yang bekerja ketika pria dewasa mendapatkan rangsangan. Akan tetapi pada anak-anak ereksi terjadi pada saat tidur dikenal dengan istilah nocturnal penile tumescence yang terjadi pada saat tidur REM (Rapid Eye Movement) dan biasanya terjadi 100 menit semalam.


Anatomi Genital Pria

April 27, 2008

Alat genital pria terdiri dari bagian eksternal dan bagian internal. Bagian eksternal terdiri dari penis, skrotum dan rambut pubic. Bagian dalam terdiri dari terdiri dari berbagai organ dan saluran yang berfungsi untuk memproduksi dan menyalurkan sperma, yang meliputi epididymis (e), vas diferens (vas) dan prostat (pr). Bagian lain yang nampak pada gambar adalah tulang pubic (PU), ureter (u) dan testis (T).

Aspek yang sering dipermasalahkan pada organ reproduksi adalah penis. Penis terdiri dari tangkai dan kepala penis. Dibawah kulit penis (seperti nampak pada gambar berikut) terdapat tiga bagian yaitu corpus cavernosum, corpus spongisum dan ureter. Penis diikat pada tulang pelvic oleh dua ikatan otot fibrous yang disebut dengan root (R).

Ujung atau kepala penis biasa disebut glens adalah bagian yang paling sensitif pada tubuh pria karena banyak terdapat ujung-ujung syaraf. Kecuali jika disunat, glans tertutup oleh kulit yang disebut foreskin (f) atau prepuce. Kulit ini dapat disingkap sehingga Glan dapat terlihat.