Home > Antenatal Care > PERANAN ASAM FOLAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN IBU HAMIL DAN JANIN

PERANAN ASAM FOLAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN IBU HAMIL DAN JANIN


Disampaikan oleh  T. M. HANAFIAH, dalam Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap
Universitas Sumatera Utara

Asam folat adalah bagian dari vitamin B Kompleks yang dapat diisolasi dari daun hijau (seperti bayam), buah segar, kulit, hati, ginjal, dan jamur. Asam folat disebut juga dengan folacin/liver lactobacillus cosil factor/factor U dan factor R atau vitamin B11. Asam folat adalah garam dari folic acid atau pteroyglutamate. Kerja dan pemakaiannya sama dengan folic acid, tetapi garam ini khususnya dipakai melalui parenteral. Kata asam folat berasal dari bahasa Latin yang berarti daun.

Folic acid penting untuk pembentukan neuclic acid dan inti sel. Kekurangan folic acid menyebabkan sintesa neuclic acid tidak adekuat sehingga menyebabkan anemia megaloblastik (anemia pernisiosa). Folic acid dapat merangsang produksi leukosit yang dipakai sebagai obat likopeni agrositosis. Cadangan folic acid dalam tubuh sangat sedikit, antara 5-10 µg, dan dalam diet folat bebas batas dari dalam darah antara 2 minggu, dan pertukaran megaloblastik terlihat dalam tulang setelah 20 minggu.Hal ini sangat berbeda dengan cadangan vitamin B12 yang berakhir secara individual sekurang-kurangnya 5 tahun. Kebutuhan akan folic acid sampai 50-100 μg/hari pada wanita normal dan 300-400 μg/hari pada wanita hamil sedangkan hamil kembar lebih besar lagi. Hamil memerlukan pembelahan sel dalam perkembangan janin dan organ, ibu memerlukan folic acid. Pemberian folic acid biasanya non toxic di mana alergi (seperti ruam, gatal) sangat jarang terjadi.

Penyebab Kekurangan Folic Acid

  1. Diet rendah folat, bisa disebabkan oleh mutu makanan, jenis makanan, dan penyediaan makanan.
  2. Sakit berat, gangguan gastro intestinal dan antibiotik oral menyebabkan gangguan absorsi asam folat dari usus.
  3. Kekurangan vitamin C, penyakit hepar menyebabkan cadangan energi berkurang.
  4. Muntah pada ibu hamil, terutama hamil kembar menyebabkan kebutuhan akan folic acid meningkat.
  5. Anemia hemolitik seperti pada malaria, menyebabkan terjadinya eritropoisis dan perkisaran berlebih dari sel darah merah sehingga permintaan folic acid meningkat sehingga terjadi folic acid defisiensi di dalam haemoglobinopati.
  6. Pemakaian obat-obatan antikonvulsan, alkohol, dan pada ibu dengan preeklamsi-eklamsi.

Gejala Klinis Kekurangan Asam Folat

  1. Tanda dan gejala utama: lesu, lemas, susah bernapas, oedem, nafsu makan menurun, depresi, dan mual.
  2. Kadang-kadang pucat, glositis, dan diare.
  3. Pada kasus yang berat dijumpai seperti kasus malnutrisi.

Gejala Laboratorium Kekurangan Asam Folat

  1. Gejala pernisiosa anemia murni (kekurangan vitamin B12), jarang terjadi.
  2. Pada yang berat, Hb rendah: 4-6 gm/100 ml. • Eritrosit: 2 juta/mm3, bisa terjadi leukopeni/trombositopeni.
  3. Leukosit perifer dominant bentuk segmen. • Pemeriksaan figlu test positif, terutama pada ibu hamil.
  4. Sumsum tulang hiperplastik/megaloplastik (aspirasi sumsum tulang krista iliaka) pada ibu hamil.
  5. Hitung jenis bergeser ke kanan, sel darah merah dalam bentuk makrositosis dan poikilositosis.

Komplikasi Kekurangan Asam Folat

  1. Infeksi sekunder, pendarahan, kematian janin dalam rahim, dan kematian ibu.
  2. Gangguan plasenta, abortus habitualis, solusio plasenta, dan kelainan kongenital janin (neural tube defect).

Neural tube defect (NTD) merupakan kelainan bawaan pada otak, tulang kepala, dan sumsum tulang belakang. Kelainan bawaan ini disebabkan oleh gangguan pembentukan saluran saraf pusat pada periode organogenesis yaitu trisemester pertama kehamilan terutama 28 hari pascakonsepsi. NTD yang dimaksud di sini adalah “isolated NTD”, yaitu hanya NTD yang merupakan kelainan bawaan tanpa disertai kelainan lain. Berdasarkan penelitian “isolated NTD” ini dapat dicegah frekurensinya dengan pemberian asam folat (folate preventable NTD). Angka kejadian NTD berkisar antara 1,3-2 per 1000 bayi hidup di USA. Di negara ini NTD merupakan kelainan bawaan kedua terbanyak setelah kelainan jantung bawaan dan sebagai penyebab utama kematian bayi baru lahir atau cacat tubuh berat. Untuk menghindari terjadinya NTD pemberian asam folat diberikan pada masa perikonsepsi satu bulan sebelum konsepsi dan satu bulan post konsepsi, karena neural tube manusia menutup pada minggu ketiga post konsepsi.

Categories: Antenatal Care Tags: , , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: