Menyusun Latar Belakang


Upps sebelum menuju ke latar belakang, saatnya mengisi formulir pengajuan judul..,

Judul apa yang akan anda pilih? apakah ada pengaruh judul terhadap isi laporan?

Dalam memilih judul ada beberapa hal yang harus anda ketahui, menurut pengalaman saya, dalam menulis judul anda sudah harus tujuan penelitian dan bagaimana tujuan dijawab dengan analisa datanya berarti anda juga sudah harus tahu tentang skala datanya.

Coba anda lihat dua judul yang hampir sama berikut ini :

Judul 1

”Hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu dalam penggunaan garam beryodium”

Judul 2

”Pengaruh pengetahuan ibu terhadap perilaku ibu dalam penggunaan garam beryodium”

Apa bedanya ??

Secara teoritis hubungan bersifat reversible atau dapat dibalik dan tetap memberikan arti yang sama, misalnya judul 1 kita balik menjadi :

”Hubungan perilaku dengan pengetahuan ibu dalam penggunaan garam beryodium”

Artinya tetap sama…sama halnya hubungan paku dengan palu atau hubungan palu dengan paku jawabannya tetap sama yaitu paku untuk dipukul palu atau palu untuk memukul paku.

Sedangkan jika kita balik judul yang kedua :

Pengaruh perilaku terhadap pengetahuan ibu dalam penggunaan garam beryodium

Artinya akan berbeda, sebagai contoh pengaruh paku terhadap tembok berbeda dengan pengaruh tembok terhadap paku, kalo paku terhadap tembok jawabannya paku membuat tembok berlubang sedangkan kalau tembok terhadap paku, misalnya..membuat paku bengkok

Trus apa beda pengaruh dengan hubungan ?

Kalo hubungan diselesaikan secara asosiatif dan pengaruh dapat diselesaikan dengan asosiatif maupun komparatif tergantung desain penelitiannya !!

Jadi sebelum menentukan judul, coba anda baca seri ngoceh tentang penelitian ini sampai selesai baru anda tentukan apa judul anda … bersambung pada menyusun latar belakang

Sekarang bagaimana dengan menyusun latar belakang… ada dua macam cara dalam menyusun latar belakang… deduksi dan induksi

Deduksi, deduksi lebih enak dipergunakan untuk penelitian yang sifatnya studi kelayakan….misalnya studi kelayakan sebuah kebijakan paling enak latar belakangnya melihat kondisi mikronya (misalnya kondisi ekonomi rakyat) kemudian baru makro (kondisi ekonomi negara).

Induksi, dipergunakan untuk penelitian kausal atau sebab akibat misalnya pengaruh paku terhadap tembok, ya yang diteliti kondisi paku dan tembok secara umum baru dibahas paku dan tembok yang akan diteliti.

Bersambung pada lanjutan menyusun latar belakang revisi

About these ads
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 51 other followers

%d bloggers like this: