Home > Uncategorized > ANCAMAN HILANGNYA SEBUAH GENERASI

ANCAMAN HILANGNYA SEBUAH GENERASI

February 2, 2009 Leave a comment Go to comments

Makna pendidikan yaitu pencerdasan akal sebagai instrumen hati nurani agar terukur, terlatih dan terampil berbuat amal yang bermanfaat sebagai prinsip moral kemanusiaan dengan jati diri yang kuat.

Jadi inti pendidikan mengubah sikap dan perilaku agar supaya manusia tergerak mengembangkan potensinya dengan cerdas bersama hati yang jujur (manusia intelektual, sosial dan spiritual).
Komponen penting membangun kecerdasan sosial (social intelegence) adalah komunikasi dan pendidikan. Kecerdasan sosial adalah kematangan kesadaran pikiran dan budi pekerti untuk berperan secara sosial dalam kelompok atau masyarakat. Dewasa ini kecerdasan sosial bersama jati diri yang kuat dan kendali diri yang stabil sangat menunjang perkembangan dan peningkatan karier individu di masyarakat, lembaga atau perusahaan. Lebih banyak orang sukses karena terampil bekerja sama, empati dan mampu mengendalikan diri.

BKKBN Jatim (2002), meperkirakan 21% anak di Jawa Timur mengalami keterlambatan perkembangan yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan sosialnya.

Memang diketahui bahwa kepedulian dan empati merupakan 2 hal pokok di antara 15 komponen pengembangan kompetensi sosial sebagai tolok ukur keterampilan hidup atau life skill.

Empati menyangkut bagaimana dapat merasakan perasaan orang lain dan empati hanya muncul dari bawah, dari komunikasi.Ternyata tidak semua orang memiliki empati dan bahkan belum tentu dapat diajarkan karena diperlukan landasan untuk dapat menguasainya. Landasan itu diperoleh jika individu pernah merasakan kasih sayang. Sebab itu semuanya harus berpulang pada pendidikan dasar, yaitu pendidikan keluarga.

Demikian pula halnya dengan kepedulian sebagai sikap atau dorongan nurani ingin menolong sebagai suatu kepatutan atau kelayakan. Lagi-lagi keluarga sangat berperan menumbuhkan sikap peduli dalam pribadi seseorang.
Melatih kepedulian berarti harus berusaha selalu dinamis mengerahkan potensi akal logika atau intelektual hingga menjadi terbiasa cermat, teliti dan akhirnya terbuka bahkan lentur berkomunikasi. Individu tidak ragu-ragu tetapi juga tidak keras kepala.

Apabila kepedulian dipadu bersama empati maka hasil akhir timbul kemauan berbagi sesama sebagai sentuhan rasa kasih sayang dalam interaksi antar manusia dan lingkungan.

Menurut Amstrong,1994, kecerdasan berinteraksi bersifat sangat unik karena dapat bekerja secara padu dan simultan ketika seseorang sedang berpikir dan atau mengerjakan sesuatu sejauh memiliki kecerdasan emosi serta tidak selalu terhempit oleh masalah finansial berat. Kesemuanya membangun kecerdasan sosial yang berdampak cerdas bekerja sama, melihat peluang, berperan, bertanggung jawab, memimpin, berjiwa sosial, toleransi, dapat menerima perbedaan maupun mencari solusi konflik.

Bahwa krisis multidimensi di Indonesia yang terjadi sejak tahun 1997 telah memberi pelajaran yang sangat berarti bagi kita semua. Kita berada di tepian jurang kehilangan kearifan-kearifan sosial sehingga banyak dijumpai penyimpangan budi pekerti termasuk penyalahgunaan NAPZA.

Tidak banyak lagi sosok pemimpin yang bersahaja, tegar, jujur, semangat, tidak egois, santun, sabar yang merupakan kebajikan Rabb Sang Pencipta Alam Semesta.
Prof.Supartondo adalah sosok guru FKUI yang memiliki karakter kuat sebagai pendidik kedokteran yang mengajarkan kepada mahasiswa dan dokter bahwa orang sakit bukan objek namun ditempatkan sebagai subjek.
Selamat atas peluncuran buku biografi anda karena memang anda pantas memperoleh kehormatan ini. Semoga dosen dan guru besar FKUI lainnya menyusul. Amin.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: